7 Perbedaan Microwave dan Oven yang Perlu Dicermati
Mama jangan bingung lagi, berikut ini adalah 7 perbedaan microwave dan oven yang perlu dicermati, jangan salah pilih ya.
Oven dan microwave sering sekali dianggap sebagai peralatan dapur yang sama, walau sebenarnya memiliki fungsi utama yang berbeda antara satu dengan lainnya.
Oven digunakan untuk melakukan proses pembakaran dan pemanggangan untuk daging, kue, maupun roti.
Sementara microwave berfungsi untuk menghangatkan makanan.
Dengan kedua fungsi utama yang sangat kontras tersebut, masih ada beberapa orang yang tidak mengetahui perbedaannya, dan menganggap kalau kedua jenis produk ini sama saja.
Apalagi kini hadir juga produk hybrid yang berfungsi sebagai microwave sekaligus oven di dalam satu perangkat.
Isi konten
Perbedaan Oven dan Microwave
Terdapat 3 jenis oven di pasaran saat ini, yaitu :
- oven tradisional yang dipanaskan dengan cara pembakaran menggunakan kayu atau arang,
- oven yang menggunakan gas sebagai sumber panas,
- dan oven listrik.
Nah, jenis ketiga ini lah yang sering dianggap sama dengan microwave.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, fungsi utama oven dan microwave sangat berbeda.
Berikut ini perbedaan oven dan microwave yang bisa Mama gunakan sebagai panduan sebelum membeli
Penggunaan oven dan microwave berbanding lurus dengan trend olahan makanan yang semakin beragam.
Namun, ada segelintir orang yang masih tidak cukup mengetahui perbedaan di antara kedua perlengkapan dapur ini.
Beberapa orang masih beranggapan bahwa oven dan microwave adalah alat yang sama.
Sekilas memang kedua alat ini memiliki fisik yang hampir serupa sehingga orang awam seringkali terkecoh.
Nyatanya perbedaan oven dan microwave cukup kontras seperti fungsi dan hasil olahan masakan.
Mama, kenali lebih jauh perbedaan oven dan microwave agar kamu tidak salah beli atau salah dalam menggunakannya.
Sekilas, oven dan microwave terlihat sangat mirip.
Keduanya berbentuk persegi panjang dan memiliki kaca di tengahnya.
Hal ini sering menyebabkan kebingungan karena orang sering kesulitan membedakan kedua peralatan dapur tersebut.
Meskipun oven dan microwave memiliki elemen pemanas, namun sebenarnya keduanya adalah dua peralatan memasak yang berbeda.
Jadi apa beda oven dan microwave?
Berbicara mengenai peralatan elektronik dapur, mungkin masih banyak sekali yang bingung membedakan antara microwave dengan oven.
Pasalnya kedua benda ini seperti terdapat kemiripan yaitu memiliki suhu yang tinggi.
Tetapi dibalik itu semua, kedua benda tersebut memiliki banyak perbedaan.
Berikut akan dibahas 7 perbedaan microwave dan oven.
1. Cara Kerja
Perbedaan pertama yang paling jelas dilihat dari microwave dan oven terletak pada cara kerja keduanya.
Seperti namanya, microwave memanfaatkan tenaga dari gelombang mikro elektromagnetik.
Panas yang dihasilkan dari gelombang tersebut di dalamnya bertabrakan, sesederhana itu saja cara kerja microwave.
Sedangkan, oven menyampaikan suhu panas dan meratakan ke seluruh bagiannya.
Suhu panas ini bisa berasal dari berbagai sumber, bisa dari listrik atau bisa juga dari gas.
Maka dari itu biasanya oven membutuhkan sumber panas.
Suhu panas tersebut yang disalurkan ke makanan yang ada didalamnya.
Dari cara kerja keduanya saja, dapat disimpulkan bahwa microwave hanya bisa memberikan suhu panas saja sehingga bermanfaat untuk memanaskan.
Sedangkan oven bisa mentransfer suhu panas pada makanan sehingga bisa digunakan untuk mematangkan makanan atau memegangnya.
2. Makanan yang Dihasilkan
Cara kerja yang berbeda tentu akan menghasilkan makanan yang berbeda pula.
Microwave yang berfungsi memanaskan akan menghasilkan makanan yang panas atau hangat, atau jika Anda memasukkan sejenis kerupuk maka kurang mengembang.
Jika memasukkan sejenis roti misalnya pizza maka hasilnya akan kering.
Hal ini karena microwave akan mengurangi kadar air serta kelembaban makanan yang dihasilkan.
Berbeda dengan hasil makanan dari oven, fungsi oven yang bisa mentransfer suhu panas pada makanan membuatnya menjadi matang sempurna, merata ke seluruh sisi makanan.
Untuk kerupuk pun hasilnya renyah.
Mama juga bisa memanggang di oven ini.
Meski sekarang sudah ada perkembangan teknologi sehingga hadir microwave oven, namun tetap fungsinya tidak bisa menyamai oven.
Jadi Mama harus tahu terlebih dahulu perbedaannya sebelum memutuskan untuk membeli alat elektronik rumah tangga.
3. Waktu Pemanasan
Bedanya oven dan microwave terletak pada waktu pemanasan.
Memang untuk waktunya sebenarnya dikembalikan pada jenis makanannya.
Namun apabila dibandingkan dari suhu panasnya, tentu microwave menjadi lebih unggul.
Microwave memiliki suhu lebih tinggi daripada oven hingga 50 derajat celcius.
Oleh karena itu, waktu pemanasan menggunakan microwave akan lebih singkat daripada menggunakan oven.
Mama mungkin bisa menggunakan microwave saat terburu-buru, namun berarti Mama sudah mengetahui konsekuensi makanan yang dihasilkan.
4. Penggunaan Daya Listrik
Kedua perangkat elektronik rumah tangga tentu memiliki perbedaan pada penggunaan listriknya.
Oven memiliki penggunaan daya listrik lebih rendah.
Namun perlu dipertimbangkan juga bahwa barang elektronik satu ini membutuhkan waktu lama untuk mematangkan makanan.
Sedangkan untuk pemakaian daya listrik microwave pada dasarnya memang lebih besar, namun waktu yang dibutuhkan cenderung lebih kecil.
Ini yang bisa membuat penggunaan microwave menjadi lebih hemat.
Soal siapa yang lebih hemat daya listrik, dikembalikan lagi pada pemakaian Mama.
Semakin sering Mama memakai alat elektronik maka tagihan listrik menjadi bengkak, namun jika jarang maka tagihannya bisa lebih hemat.
5. Variasi Ukuran
Microwave memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dengan oven.
Biasanya barang elektronik ini hanya memiliki kapasitas kecil dengan ukuran maksimal 30 liter.
Hal ini karena menyesuaikan dengan fungsinya yang hanya menghangatkan saja.
Sedangkan oven sangat bervariasi, mulai dari ukuran yang sama 30 liter hingga besar.
Kapasitasnya memang benar-benar besar biasa digunakan untuk industri roti dan kue.
Tentu harganya menjadi lebih mahal.
6. Wadah yang Dimasukkan
Ada aturan khusus mengenai wadah yang boleh dan tidak boleh dimasukan ke dalam dua benda elektronik yang sedang dibahas.
Untuk oven, semua bahan plastik tidak bisa dimasukkan untuk memasak makanan.
Mama bisa gunakan loyang, atau keramik anti pecah.
Berbeda dengan microwave, Mama masih bisa memasukkan wadah plastic asal terdapat lisensi bisa dimasukkan ke dalamnya.
Bahan dari kaca atau keramik masih aman jika digunakan untuk suhu tidak terlalu tinggi.
7. Jenis Barang
Terakhir, perbedaan antara keduanya terletak pada jenis barangnya.
Oven memiliki jenis lebih beragam mulai dari oven manual, listrik, memakai gas LPG, konvensional dan lain sebagainya.
Sedangkan microwave ada grill microwave, konvensional dan menggunakan listrik.
Mama bisa membeli sesuai dengan kebutuhan saja, tentu setiap jenis ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
Lihat spesifikasi barang sebelum memutuskan untuk membelinya jadi sesuai dengan apa yang diinginkan.
Penutup
Demikian artikel dari Kamus Mama mengenai 7 perbedaan microwave dan oven yang perlu dicermati.
Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini, silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.
Baca artikel lain :
Sumber referensi :
- berbagai sumber